Development of Sigale Gale Statue Tourism Post-COVID-19 Pandemic at Tomok, Samosir Regency

Penulis

  • Occy Bonanza
  • Melewanto Patabang IPB University
  • Dyah Prabandari
  • Melva Rosalia

DOI:

https://doi.org/10.55882/bhj.v9i1.136

Kata Kunci:

Sigale Gale Sattute, tourism, Samosir Regency, turn-around strategy

Abstrak

Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan jumlah kunjungan wisatawan, yang berdampak signifikan terhadap industri pariwisata, termasuk di Kabupaten Samosir. Kabupaten ini memiliki sektor pariwisata unggulan yang penting bagi pemerintah dan masyarakat, dengan objek wisata seperti Patung Sigale Gale yang turut terdampak. Patung Sigale Gale adalah atraksi wisata unik yang memiliki potensi untuk meningkatkan sektor pariwisata di Pulau Samosir. Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejarah, keunikan, dan pengelolaan Patung Sigale Gale, serta menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengelolaan atraksi ini guna merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Data mengenai sejarah, keunikan, dan pengelolaan diperoleh melalui wawancara mendalam, sementara data internal dan eksternal diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada 200 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Analisis SWOT dengan matriks IFAS dan EFAS serta matriks SWOT. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pengembangan objek wisata Patung Sigale Gale berada di kuadran 4, sehingga strategi turn around perlu diterapkan. Strategi ini mengoptimalkan peluang yang ada untuk mengatasi kelemahan dalam pengelolaan.

Diterbitkan

2025-06-11