ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN EKOWISATA DI KAWASAN MANGROVE LEARNING CENTRE (MLC) BALUNO, SULAWESI BARAT
Feasibility Analysis of Ecotourism Development on The Baluno Mangrove Learning Centre (MLC) Area in West Sulawesi
DOI:
https://doi.org/10.55882/bhj.v8i2.142Abstrak
Mangrove Learning Centre (MLC) Baluno adalah salah satu destinasi wisata pada kawasan mangrove yang dapat dikembangkan dengan konsep ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai potensi penawaran dan indeks kelayakan pengembangan ekowisata mangrove pada kawasan MLC Baluno. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi dan kajian literatur. Analisis data menggunakan modifikasi pendekatan Kriteria Pengembangan Analisis Daerah Operasi – Obyek Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) [Dirjen PHKS, 2003] dan Kriteria Pengembangan Ekowisata (Damanik dan Weber, 2006). Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan MLC Baluno memiliki nilai potensi penawaran sebesar 2.590 (klasifikasi sedang) dan termasuk dalam kategori layak dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berdasarkan indeks kelayakan teridentifikasi sebesar 73,89%.
Kata Kunci: ekowisata, indeks kelayakan, mangrove, ADO-ODTWA, MLC Baluno













