PERENCANAAN PARIWISATA BERKELANJUTAN: STUDI ARAH PEMBANGUNAN DAN TATA RUANG PADA DESTINASI WISATA LAKKANG, KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.55882/bhj.v10i1.191Kata Kunci:
spatial planning; , sustainable development, ecotourism, conservation, Lakkang Makassar CityAbstrak
Kawasan Lakkang, yang terletak di tengah-tengah Kota Makassar dan diapit oleh Sungai Tallo dan Sungai Pampang, merupakan kawasan dengan potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis ekologi dan budaya. Namun, tekanan pembangunan perkotaan, konversi lahan, serta belum optimalnya perencanaan tata ruang telah menimbulkan tantangan dalam menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pemanfaatan ruang untuk kegiatan pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji arah pembangunan dan kesesuaian tata ruang di kawasan Lakkang berdasarkan prinsip penataan ruang yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis spasial dan kajian literatur. Data dikumpulkan melalui studi dokumen rencana tata ruang, observasi lapangan, dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Lakkang belum sepenuhnya sejalan dengan struktur dan pola ruang yang ditetapkan dalam RTRW Kota Makassar. Terdapat potensi tumpang tindih antara fungsi lindung dan rencana pembangunan infrastruktur pariwisata yang mengancam keberlanjutan ekosistem lokal, terutama hutan mangrove dan lahan pertanian produktif. Untuk mengoptimalkan pembangunan pariwisata di kawasan ini, diperlukan integrasi yang lebih kuat antara kebijakan tata ruang dan perencanaan destinasi wisata berbasis konservasi. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat lokal dan perlindungan nilai-nilai ekologis serta budaya menjadi kunci dalam menciptakan arah pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peninjauan kembali rencana zonasi, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pembangunan di Lakkang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga berkeadilan dan lestari secara lingkungan.













