ADAPTATION TO COPE WITH THE PHENOMENON OF CORAL REEFS BLEACHING FOR CARRYING OUT SUSTAINABLE TOURISM

Penulis

  • Pipin Noviati Sadikin STP Bogor

DOI:

https://doi.org/10.55882/bhj.v8i1.126

Kata Kunci:

Iklim, Terumbu Karang, Adaptasi

Abstrak

Sektor pariwisata sangat sensitif terhadap perubahan iklim. Sektor pariwisata di Indonesia yang sangat bergantung pada sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, baik yang berada di perairan atau laut maupun pegunungan. Dampak perubahan iklim terhadap sektor pariwisata bisa langsung terlihat. Berdasarkan uraian, artikel ini akan menguraikan gambaran pengaruh perubahan iklim dan potensi dampak pemutihan terumbu karang serta dampaknya terhadap sektor pariwisata yang mungkin terjadi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum mengenai terumbu karang yang mungkin terkena dampak perubahan iklim dan upaya adaptasi wisata kelautan di Indonesia. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif dan metode pencarian perpustakaan. Data dan informasi pendukung dari berbagai literatur berupa buku, laporan, jurnal, majalah dan situs internet. Adaptasi untuk menghadapi isu pemutihan terumbu karang yaitu (1) Menjaga kesehatan ekosistem bawah laut, (2) Melibatkan Wisatawan dalam Isu Pemutihan, (3) Diversifikasi industri pariwisata, (4) Mengurangi Dampak Kegiatan Pariwisata Secara Umum, (5) Mendorong wisatawan menyumbangkan dana untuk pemulihan dan upaya pengelolaannya, (6) Menyebarkan Informasi kepada Masyarakat Melalui Edukasi dan Propaganda Lainnya. Kapasitas kelembagaan: (1) Penguatan Kelembagaan, (2) Pengelolaan Berbasis Masyarakat dan Kolaboratif, (3) Penyadaran, Edukasi dan Ekstensifikasi Masyarakat

Diterbitkan

2024-06-26